Inovasi Teknologi AI di SMAN 1 Glagah Tembus 50 Besar Terbaik EJIES 2025

SMAN1GLAGAH.SCH.ID – SMAN 1 Glagah kembali menorehkan prestasi membanggakan di dunia pendidikan. Kepala SMAN 1 Glagah, Bapak Abdullah, S.Pd., M.T, berhasil terpilih sebagai salah satu dari 50 Inovasi Terbaik dalam ajang East Java Innovative Education Summit (EJIES) 2025. Inovasi yang diusung berjudul “Akselerasi Pemanfaatan Teknologi Kecerdasan Artificial (AI) Terintegrasi WhatsApp dalam Meningkatkan Pembelajaran Berkualitas bagi Guru di SMAN 1 Glagah Banyuwangi.”

Inovasi ini memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) melalui sistem Ganesha RAV (Robot Assistance Virtual) berbasis WhatsApp yang dikembangkan untuk mendukung proses belajar-mengajar di lingkungan sekolah. Teknologi ini tidak hanya mempermudah guru dalam menyiapkan pembelajaran yang efisien, tetapi juga mempercepat proses adaptasi pembelajaran berbasis digital di era abad ke-21.

Tidak hanya itu, SMAN 1 Glagah juga tengah menerapkan e-learning berbasis Moodle secara menyeluruh dalam proses pembelajaran. Guru dan siswa memanfaatkan platform ini untuk membangun ekosistem digital learning yang inklusif, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Prestasi ini diraih setelah melewati proses seleksi ketat dan berhasil menyisihkan ribuan peserta dari berbagai SMA, SMK, dan SLB di seluruh Jawa Timur. Sebagai tindak lanjut, Bapak Abdullah diundang mengikuti Tahap Showcase pada Kamis, 7 Agustus 2025, di Surabaya. Dalam tahap ini, beliau akan mempresentasikan langsung inovasinya di hadapan 9 juri dari berbagai perguruan tinggi ternama di Indonesia.

Dalam pernyataannya, Bapak Abdullah menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh tim di SMAN 1 Glagah, khususnya guru dan tenaga administrasi, atas dukungan dan kerja keras dalam menyukseskan transformasi digital di lingkungan sekolah.

“Capaian ini adalah hasil kerja bersama. Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh keluarga besar SMAN 1 Glagah dan mohon doa restu agar inovasi ini bisa terus melaju dan menjadi yang terbaik di Jawa Timur,” ujarnya.

Lebih lanjut, beliau menegaskan bahwa pencapaian ini menjadi motivasi untuk terus menciptakan inovasi dalam dunia pendidikan guna menjawab tantangan dan peluang di era revolusi industri 4.0 dan society 5.0.

“Pemanfaatan teknologi positif AI merupakan komitmen kami untuk mendorong kualitas pendidikan yang adaptif dan inovatif,” ujar Bapak Abdullah.

Sebagai informasi, EJIES merupakan platform inovasi pendidikan terbesar di Jawa Timur. Program ini dirancang untuk mendorong lahirnya solusi kreatif dan berdampak nyata dari lembaga pendidikan SMA, SMK, dan SLB. Tidak hanya sebagai ajang kompetisi, EJIES juga menjadi ruang berbagi praktik terbaik (best practices) dalam bidang pendidikan, serta menjadi sumber inspirasi bagi satuan pendidikan lainnya.***

Penulis: Mohammad Syahid Satria, S.Pd

Bagikan :

WeCreativez WhatsApp Support
Assalamualaikum....