SMAN1GLAGAH.SCH.ID – Suasana penuh syukur dan haru mewarnai Tasyakuran HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 dan Dies Natalis ke-67 SMAN 1 Glagah yang digelar di Aula SMAN 1 Glagah, Selasa (18/8/2026).
Mengusung tema “81 Tahun Mengisi Kemerdekaan, 67 Tahun Pengabdian Ganesha, Mengukir Prestasi, Menjaga Karakter dan Menginspirasi Negeri”, kegiatan tersebut menjadi momentum bagi keluarga besar SMAN 1 Glagah untuk merefleksikan perjalanan panjang sekolah sekaligus memberikan penghormatan kepada para pejuang bangsa dan insan pendidikan yang telah mengabdikan diri.
Kegiatan diikuti oleh seluruh guru dan tenaga kependidikan SMAN 1 Glagah. Sejumlah guru dan tenaga kependidikan yang telah purna tugas setelah bertahun-tahun mengabdi di sekolah tersebut juga turut diundang.
Tak hanya itu, sekolah turut mengundang Dewan Pimpinan Cabang Legiun Veteran Republik Indonesia (DPC LVRI) Kabupaten Banyuwangi sebagai bentuk penghormatan dan ucapan terima kasih kepada para veteran atas perjuangan mereka bagi bangsa dan negara.

Kenang Perjuangan Veteran
Rangkaian tasyakuran diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Seluruh peserta berdiri dan mengikuti prosesi dengan penuh khidmat.
Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan Kepala SMAN 1 Glagah, Abdullah, S.Pd., M.T. Bapak Abdullah mengatakan kegiatan tersebut digelar sebagai bentuk rasa syukur sekaligus doa bersama dalam memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-81 yang bertepatan dengan perjalanan 67 tahun SMAN 1 Glagah dalam dunia pendidikan.
Menurutnya, perjuangan untuk merebut hingga mempertahankan kemerdekaan merupakan tanggung jawab seluruh bangsa. Namun, para veteran memiliki peran penting karena berada di garis depan dalam perjuangan mempertahankan keutuhan dan stabilitas negara.
“Perjuangan kemerdekaan hingga mempertahankan kemerdekaan merupakan tugas seluruh bangsa. Namun, di garda terdepan, para veteran perang telah berkontribusi penuh dalam menjaga keutuhan dan stabilitas negara dari berbagai ancaman yang dapat merusak keutuhan negara,” ujar Bapak Abdullah.

Ia menambahkan, semangat perjuangan tersebut perlu terus diwariskan kepada generasi penerus, termasuk para siswa SMAN 1 Glagah. Mengisi kemerdekaan dapat dilakukan melalui pendidikan, prestasi, inovasi, pengabdian, serta pembentukan karakter generasi muda.
Apresiasi untuk Guru Purna Tugas
Dalam kesempatan tersebut, SMAN 1 Glagah juga memberikan perhatian khusus kepada para guru dan tenaga kependidikan yang telah menyelesaikan masa pengabdiannya.
Menurut Abdullah, perjalanan SMAN 1 Glagah hingga mampu terus berkembang dan menghadirkan berbagai inovasi serta prestasi tidak terlepas dari kontribusi para guru dan tenaga kependidikan dari berbagai generasi.
Sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi tersebut, sekolah memberikan penghargaan dan tali asih kepada sejumlah guru dan tenaga kependidikan yang baru saja purna tugas pada tahun ini.

Penghargaan juga diberikan kepada para veteran serta guru dan tenaga kependidikan purna tugas lainnya yang telah memberikan kontribusi bagi kemajuan SMAN 1 Glagah.
Pemberian penghargaan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Momen tersebut menjadi kesempatan bagi keluarga besar sekolah untuk kembali mengenang berbagai perjalanan dan kontribusi para pendidik yang telah lebih dahulu mengabdikan diri.
Potong Tumpeng dan Doa Bersama
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan 67 tahun SMAN 1 Glagah sekaligus momentum peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81. Potongan tumpeng secara simbolis diberikan kepada perwakilan guru purna tugas, tenaga kependidikan, dan veteran.
Menjelang berakhirnya acara, seluruh tamu dan peserta mengikuti doa bersama yang dipimpin oleh Ustaz Abd. Wafa, S.Pd.I. Doa bersama tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus harapan agar SMAN 1 Glagah terus diberikan keberkahan dan mampu memberikan kontribusi terbaik bagi dunia pendidikan. Acara kemudian ditutup dengan makan bersama nasi tumpeng, ramah tamah, serta foto bersama.

Tamu Diajak Melihat Taman SIKAP
Usai kegiatan di aula, para tamu undangan kemudian diajak mengunjungi Taman SIKAP (Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan) yang berada di lingkungan SMAN 1 Glagah.
Taman tersebut menjadi salah satu ruang yang dikembangkan sekolah sebagai bagian dari inovasi dan penguatan ketahanan pangan. Di kawasan tersebut juga terdapat spot untuk menikmati kopi yang menjadi salah satu produk yang tengah dikembangkan oleh pihak sekolah.
Kunjungan tersebut memberikan kesempatan kepada para tamu untuk melihat secara langsung berbagai inovasi yang dikembangkan SMAN 1 Glagah. Hal ini sekaligus memperlihatkan bahwa semangat mengisi kemerdekaan di lingkungan sekolah tidak hanya diwujudkan melalui prestasi akademik, tetapi juga melalui kreativitas, inovasi, dan kegiatan yang memberikan nilai tambah.
Upacara HUT Kemerdekaan Digelar Sehari Sebelumnya
Sebelum tasyakuran, rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81 di SMAN 1 Glagah telah dimulai pada Senin (17/8/2026) melalui upacara bendera di lapangan upacara SMAN 1 Glagah.

Upacara tersebut diikuti oleh seluruh guru, tenaga kependidikan, dan siswa SMAN 1 Glagah. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Moch. Haris Setyawan, S.Ag., bertindak sebagai inspektur upacara.
Dua rangkaian kegiatan tersebut menjadi momentum bagi keluarga besar SMAN 1 Glagah untuk memaknai kemerdekaan sekaligus memperingati perjalanan 67 tahun sekolah.
Jika para veteran telah memberikan pengabdian melalui perjuangan mempertahankan kemerdekaan dan para pendidik terdahulu mengabdikan diri melalui pendidikan, maka generasi saat ini memiliki tanggung jawab untuk meneruskan perjuangan tersebut melalui prestasi, karakter, inovasi, dan karya nyata bagi bangsa.
Semangat tersebut menjadi bagian dari perjalanan SMAN 1 Glagah dalam memasuki usia ke-67, sekaligus meneguhkan komitmen sekolah untuk terus mengukir prestasi, menjaga karakter, dan menginspirasi negeri.***
Penulis: Mohammad Syahid Satria, S.Pd





