Sambut Tahun Ajaran Baru, SMAN 1 Glagah Perkuat Kompetensi Guru Lewat In House Training 2026

SMAN1GLAGAH.SCH.ID – SMAN 1 Glagah menggelar kegiatan In House Training (IHT) sebagai persiapan menyambut Tahun Pelajaran 2026/2027. Kegiatan yang berlangsung di aula sekolah tersebut menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kompetensi guru dan tenaga kependidikan dalam menghadapi tantangan pendidikan yang terus berkembang.

Mengusung tema “Pembelajaran Ramah, Inspiratif, Komunikatif, dan Menyenangkan dalam Mewujudkan Pembelajaran Bermakna dan Berdampak”, IHT diikuti oleh seluruh guru dan tenaga kependidikan SMAN 1 Glagah dengan penuh antusias.

Kegiatan diawali dengan sambutan Kepala SMAN 1 Glagah, Abdullah, S.Pd., M.T., yang memaparkan berbagai program prioritas sekolah pada awal Tahun Pelajaran 2026/2027.

Kepala SMAN 1 Glagah, Abdullah, S.Pd., M.T. (Foto: Humas)
Kepala SMAN 1 Glagah, Abdullah, S.Pd., M.T. (Foto: Humas)

Dalam arahannya, Bapak Abdullah mengajak seluruh warga sekolah untuk menyatukan visi dan komitmen dalam meningkatkan prestasi guru, peserta didik, maupun lembaga pendidikan melalui semangat “Tandang Bareng”.

“Keberhasilan sekolah tidak hanya ditentukan oleh satu pihak, tetapi merupakan hasil kerja sama seluruh warga sekolah. Dengan semangat Tandang Bareng, mari kita terus berkolaborasi untuk menghadirkan pendidikan yang berkualitas dan berdampak bagi peserta didik,” ujar Bapak Abdullah.

Pada sesi utama, peserta memperoleh penguatan materi dari Tri Agus Praptono, S.Pd selaku pengawas wali SMAN 1 Glagah.
Dalam pemaparannya, Bapak Tri menjelaskan pentingnya penerapan pembelajaran insersi, yaitu mengintegrasikan berbagai nilai dan isu strategis ke dalam proses pembelajaran agar lebih kontekstual dan relevan dengan kebutuhan zaman.

Pengawas Wali, Tri Agus Praptono, S.Pd. (Foto: Humas)
Pengawas Wali, Tri Agus Praptono, S.Pd. (Foto: Humas)

Selain itu, para guru juga mendapatkan pembekalan mengenai model-model pembelajaran inovatif serta pemanfaatan media pembelajaran interaktif yang mampu meningkatkan keterlibatan peserta didik di dalam kelas.

“Guru harus mampu menghadirkan pembelajaran yang lebih ramah, inspiratif, komunikatif, dan bermakna sehingga memberikan dampak positif terhadap peningkatan mutu pendidikan,” tutur Bapak Tri.

Ia juga menekankan pentingnya mengintegrasikan 11 isu prioritas nasional ke dalam kegiatan pembelajaran sebagai bagian dari implementasi kebijakan pendidikan yang adaptif terhadap tantangan global dan kebutuhan pembangunan bangsa.

Memasuki sesi penutup, kegiatan IHT menghadirkan suasana berbeda melalui pelatihan keterampilan berbahasa Inggris yang dipandu langsung oleh Chriss Tiris.

Dalam sesi tersebut, para guru diajak untuk tidak hanya mempelajari teori, tetapi langsung mempraktikkan percakapan dalam Bahasa Inggris melalui berbagai simulasi komunikasi sehari-hari.

Mr. Chriss mendorong para guru agar membiasakan diri menggunakan Bahasa Inggris dalam aktivitas sehari-hari sehingga kemampuan komunikasi dapat berkembang secara alami dan berkelanjutan.

Pelatihan ini mendapat sambutan positif dari para peserta karena dikemas secara interaktif, komunikatif, dan menyenangkan sehingga meningkatkan kepercayaan diri guru dalam menggunakan Bahasa Inggris.***

(Penulis: Mohammad Syahid Satria, S.Pd)

Bagikan :

WeCreativez WhatsApp Support
Assalamualaikum....