Filosofi Kerapian Sebagai Kunci Kesuksesan, Amanat Upacara SMAN 1 Glagah Tekankan Disiplin dan Masa Depan Siswa

SMAN1GLAGAH.SCH.ID – SMAN 1 Glagah kembali menggelar upacara bendera rutin pada Senin (13 April 2026) di lapangan upacara sekolah. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa kelas XI, dewan guru, serta staf tata administrasi sekolah dengan penuh khidmat.

Dalam pelaksanaan upacara kali ini, Ibu Riva Azwarini, S.Pd., guru mata pelajaran Kimia, bertindak sebagai pembina upacara. Kegiatan dimulai pukul 06.30 WIB dengan petugas upacara dari anggota Paskibra SMAN 1 Glagah.

Rangkaian upacara diawali dengan pengarahan peserta menuju lapangan utama, dilanjutkan dengan pengibaran bendera Merah Putih, pembacaan teks Pancasila, UUD 1945, serta amanat pembina upacara.

Dalam amanatnya, Ibu Riva menyampaikan pesan yang berbeda dan menarik dengan mengangkat filosofi kerapian rambut sebagai refleksi kedisiplinan dan kesiapan siswa dalam meraih masa depan.

Ibu Riva Azwarini, S.Pd., guru mata pelajaran Kimia selaku pembina Upacara. (Foto: Humas)
Ibu Riva Azwarini, S.Pd., guru mata pelajaran Kimia selaku pembina Upacara. (Foto: Humas)

Ia menegaskan bahwa siswa kelas XI saat ini berada pada fase penting dalam perjalanan pendidikan, yakni Fase F dalam Kurikulum Merdeka, yang menjadi penentu arah menuju jenjang pendidikan berikutnya.

“Ini adalah fase krusial. Kalian sedang menapaki jalan pendewasaan untuk menentukan arah masa depan,” ungkapnya.

Melalui pendekatan sederhana namun bermakna, Ibu Riva mengajak siswa belajar dari kebiasaan sehari-hari, seperti merapikan rambut di depan cermin.

Ia menjelaskan bahwa di balik aturan kerapian terdapat nilai-nilai penting dalam meraih prestasi. Pertama, kedisiplinan berkelanjutan, di mana prestasi dibangun dari kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten setiap hari.

Kedua, keberanian menghilangkan kebiasaan buruk, seperti rasa malas dan kebiasaan menunda pekerjaan yang dapat menghambat pencapaian tujuan.

Ketiga, introspeksi diri, yang diibaratkan seperti bercermin untuk melihat dan memperbaiki kekurangan dalam proses belajar.

“Orang yang mampu merawat hal-hal kecil pada dirinya adalah orang yang siap memegang tanggung jawab besar di masa depan,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh siswa untuk menjadikan momen sederhana seperti merapikan diri sebagai pengingat untuk menata pikiran, semangat, dan tindakan dalam mengejar cita-cita.

Seluruh peserta mengikuti upacara dengan tertib hingga selesai. Kegiatan ditutup sekitar pukul 07.25 WIB dan dilanjutkan dengan proses pembelajaran seperti biasa.

Melalui pelaksanaan upacara ini, SMAN 1 Glagah berharap dapat terus menumbuhkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, serta semangat nasionalisme di kalangan siswa sebagai bekal menghadapi masa depan.***

Penulis: Mohammad Syahid Satria, S.Pd

Bagikan :

WeCreativez WhatsApp Support
Assalamualaikum....